bagaimana dengan bekas luka ?
perlu berbulan bulan bahkan tahunan untuk menghilangkannya.
belum lagi trauma yang ditimbulkan oleh si pembuat luka.
bukan hanya dengan kata maaf dan sebuah senyuman semua trauma itu hilang.
proses! ya proses.
hampir lima tahun lamanya berproses ternyata selama ini hidup dalam kemunafikan, berlagak telah memaafkan dan mengikhlaskan tak bisa dipungkiri trauma itu tetap ada.
untuk memandang saja berat walau hanya sekilas, apalagi bertegur sapa.
rasanya kenangan buruk dan indah yang ada dalam sekejap bernostalgia, berperang, berkecamuk saling memperebutkan tempat dalam batin dan fikiran mengorek kembali luka.
benci! ya itulah satu satunya kata yang tersisa.
semoga Dia mengerti karena untuk si pembuat luka kata maaf bukan sebenarnya maaf, kata ikhlas bukan sebenarnya ikhlas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar